 |
ketupat lebaran sambel godog |
"Setiap Hari Terasa
Seperti Lebaran"
Saat hari pertama Lebaran, hidangan seperti ketupat, opor,
sayur, semur daging dan sambalnya tentu paling dinantikan. Namun ada kalanya,
walaupun bukan saat Lebaran, tiba-tiba kita merindukan menu serta suasana
seperti ini lagi. Nah, kini keinginan Anda bisa terpenuhi loh. Ada rumah makan yang menyajikan menu khusus
Lebaran. Jadi setiap hari terasa seperti Lebaran. Kita coba yuk?
Namanya Rumah Makan Ketupat Lebaran. Sesuai judulnya, sudah
tentu menu yang ditawarkan khas Lebaran. Bahkan sambil menunggu sajian ketupat
dibuat, Anda disuguhi kue-kue khas seperti layaknya berkunjung ke rumah
kerabat. Misalnya kacang bawang, kue nastar, biji ketapang hingga kembang
goyang secara gratis, serta tambahan ornamen ruangan yang juga syarat khas
lebaran seperti bedug dan rencengan petasan . Jadi jika rindu dengan nuansa
lebaran, Anda bisa merasakannya setiap hari disini.
MENU KHUSUS LEBARAN
Ide mendirikan rumah makan ini datang dari kakak beradik
Haerulloh (28) dan Tofik (34). Keduanya memang jatuh cinta pada masakan sang
Ibu, Mulyati (55), khususnya menu lebaran seperti ketupat sayur beserta lauk
pauknya. Sejak masih kecil, Ibu Nonon, sapaan akrab Mulyati, selalu menyajikan
ketupat sayur bersama semur daging, telur, tahu plus ayam goreng rambut. “jadi
menunya merupakan kenangan dari masa kecil,” ujar Ayun, sapaan akrab Haerulloh.
Salah satu keistimewaan ketupat sayur yang disajikan dari
Rumah makan Ketupat Lebaran racikan Nonon terletak pada sayurnya yang dikenal dengan sambal
godog. Sayur sambal godog ini mempunyai rasa yang khas menciptakan manis pedas
sekaligus, rasanya begitu nikmat kala berpadu. “Pokoknya bagi para penggemar
berat rasa pedas, pasti cocok dilidah, deh,” promosi Ayun.
Untuk membuat
sayur sambal godog memerlukan ketelatenan tersendiri. Nonon mengolah sayur
sambal godog selama lebih dari 3 jam. Ia meracik dengan bahan irisan pepaya
dengan kacang panjang, kemudian dimasak bersama santan dan bumbu. Santannya
juga hanya menggunakan santan kental dari kelapa pilihan.”Khusus santan saya
yang mengolahnya sendiri,” tegasnya.
Untuk menciptakan rasa lezat, ia memiliki cara masak sendiri
yang tekhniknya diturunkan secara turun temurun. Nonon tidak menumis bumbu
halusnya, melainkan diiris-iris dan langsung dimasak bersama santan,”Dengan
cara ini, semua bumbu akan mengeluarkan minyak dan aroma khas secara
otomatis,”imbuh Nonon.
Cara untuk memperoleh aroma ini tak bisa instan menggunakan
panas tinggi, melainkan dimasak perlahan-lahan menggunakan tekhnik slow cooking, itulah mengapa sayur
sambal godog bisa dimasak hingga lebih dari 3 jam. Santalnya akan mengental dan
menyatu kuat dengan bumbu. Dengan tekhnik ini, cabai yang menjadi salah satu
bumbu dominan, dapat mengeluarkan rasanya secara maksimal dan menyumbangkan
rasa nikmat khas sayur sambal godog.”Rasanya benar-benar beda dengan sayur
ketupat umumnya,” ujar Ayun.
Selain tekhnik memasak, Nonon juga mempunyai jurus lain agar
masakannya terasa lezat.”Saya pantang pelit bumbu,” ujarnya.
Dengan prinsip demikian kuahnya memang menjadi kunci utama
sajian berjenis ketupat sayur ini. Apalagi dipadukan bersama ketupat yang empuk
namun padat. Nonon juga membuatnya sendiri dengan bahan beras pilihan, dan
tanpa tambahan bahan kimia, seperti bleng.
 |
flyer ketupat lebaran |
SUDAH ADA SEJAK TAHUN 1975
Masakan ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1975. Nonon
sudah rutin menyuguhkan setiap lebaran tiba. Resepnya diturunkan dari neneknya
kepada sang Ibu, hingga akhirnya diajarkan kepada Nonon,”Jadi hidangan ini
memang warisan turun temurun dalam keluarga kami.”kenang Nonon.
Sejak Ayun dan Tofik masih kecil, sajian ini selalu
disuguhkan pada kerabat dan relasi yang datang berkunjung pada saat hari Raya.
Rasanya begitu disukai dan lama kelamaan mulai menyebar keluar,”Saat Lebaran
berikutnya, pesanan sajian ketupat beserta lauk pauknya mulai
berdatangan,"terang Nonon.
Berawal dari pesanan kecil-kecilan, Nonon makin sering
kebanjiran pesanan menjelang Lebaran. Akhirnya Nonon memutuskan untuk
mendirikan katering khususnya sajian ketupat Lebaran sejak tahun 2005. Tak
dinyana, pesanan ternyata datang tak hanya disaat Lebaran saja. Berbagai acara
seperti ulang tahun, pesta, arisan keluarga, pondokan, hakekahan, hingga acara
syukuran ternyata juga kepincut dengan lezatnya masakan Nonon. Pelanggannya
juga berdatangan dari kalangan perkantoran, diantaranya sejumlah bank di jakarta.
Melihat usaha sang ibu yang mulai berkembang, Ayun dan Tofik
berinisiatif mendirikan rumah makan yang khusus menyajikan menu ketupat
Lebaran, mulai awal tahun 2010,”Ternyata sajian ini tetap dirindukan dan dicari
orang meski bukan di hari raya,”tutur Ayun.
Konsep yang ditawarkan juga kental dengan nuasnsa Lebaran.
Salah satunya, sambil menunggu pesanan datang, kita bisa menikmati camilan
seperti nastar, kacang bawang, dan kue-kue yang kerap disuguhkan saat Lebaran,
asyik, kan?
Seporsi ketupat
lengkap berisi semur daging, ayam goreng rambut, tahu, telur plus sayur sambal
godog. Harganya dipatok Rp. 25.000,-/porsi. Sementara versi polosnya hanya berisi
ketupat, sayur sambal godog dan semur tahu saja. Harganya ditawarkan mulai dari
Rp. 9000,-an/porsi. Jika berminat tersedia juga layanan antar pesanan ke rumah
Anda. Namun khusus pesanan seperti ini, Ayun memberi batasan minimum pesanan
sebanyak 30 porsi.
 |
tabloid saji Edisi Ramadhan |
TUTUP SAAT HARI RAYA
Selama bulan puasa, rumah makan ini buka sore hari menjelang
berbuka puasa, yaitu sekitar pukul 16.00 – 20.00. Uniknya, menjelang Lebaran
tiba, rumah makannya justru tutup. Namun bukan tanpa alasan Nonon memilih
menutup rumah makannya. “Soalnya pesanan menjelang Lebaran terlalu banyak jadi
tidak ada waktu untuk membuka rumah makannya, apalagi pas malam takbiran,”jelas
Nonon.
Seminggu sebelum Lebaran, mereka sudah tidak lagi membuka
rumah makannya. Nonon lebih memfokuskan diri untuk menyiapkan pesanan saat hari
Raya. Sedangkan Ayun dan Tofik kebagian mengurus promosi dan pemesanan. Ayun
kini juga lebih aktif mempromosikan usahanya melalui media internet yang
jangkauannya lebih luas dan murah. Sementara anggota keluarga lainnya bertugas
belanja, memasak, hingga mengantar makanan matang hingga ke tujuan. Dibantu 5
orang karyawan dadakan khusus Lebaran. Ayun mengaku sekurang-kurangnya bisa
menjual 275 porsi ketupat setiap hari, hingga saat Lebaran tiba. Pesanan
biasanya dibuat satu malam sebelumnya, dan diantar sore harinya saat malam
takbiran alias H-1.
Berhubung sajian ini berbasis santan, Nonon merasa perlu
menjelaskan cara menghangatkan aneka masakannya sehingga tidak mudah
basi,”umumnya pesanan berbentuk prasmanan, jadi mereka harus bisa menghangatkan
sendiri dengan benar,”tutur Nonon.
Cara menghangatkan masakannya harus menggunakan api kecil
dan tidak boleh ditutup rapat dengan penutup. Dalam satu malam sedikitnya harus
dihangatkan 3 kali. Sedangkan masakan tanpa santan seperti semur, cukup
dipanaskan 1 kali saja. Sedangkan untuk ketupatnya, Nonon menyarankan agar
diangin-anginkan dengan cara digantung sehingga ketupat akan tetap padat tidak
berair dan tetap enak.
Nonon juga punya beberapa menu pelengkap ketupat lebaran,
wanita yang pandai memasak sejak remaja ini menawarkan menu pindang bakar yang
juga menjadi salah satu menu andalannya. Pindang bakar terbuat dari ikan
bandeng yang dimasak pindang. Uniknya, bumbu rempah untuk pindang dibakar semua
sehingga aromanya mantap. Sajian ini juga tersedia saat hari biasa, sehingga
Anda bisa mencobanya kapan saja.
Satu lagi masakan yang ia rekomendasikan adalah soto daging
yang diracik dari dasar soto betawi dengan spesial kuah santannya. Sementara
untuk sajian manis sebagai penutupnya, Nonon punya olahan manisan kulang kaling
yang ia tawarkan mulai dari Rp. 35000,-/kg.” Manisan ini juga salah satu
kesukaan pelanggan saya karena kolang kalingnya garing tapi tetap lembut saat
digigit,”urainya.
 |
Rumah Ketupat Lebaran-mantab dilidah, damai dihati |
Untuk Pesanan hubungi 081314127002 atau lewat blog ini,
terimakasih